Pelantikan DPD FK PKBM Kuningan Perkuat Peran Pendidikan Nonformal Dongkrak IPM Daerah

Kuningan|Tribun TIPIKOR.com

Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan pentingnya penguatan pendidikan nonformal dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal itu disampaikan dalam kegiatan pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kabupaten Kuningan yang digelar di Gedung Pemda Kuningan, Sabtu (14/2/2026).

Acara tersebut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, pengurus FK PKBM tingkat provinsi, serta para pengelola PKBM se-Kabupaten Kuningan.
Dalam arahannya, pemerintah daerah menekankan bahwa pembangunan tidak dapat hanya berfokus pada infrastruktur fisik.
Peningkatan kualitas manusia melalui akses pendidikan yang merata dinilai menjadi faktor penentu kemajuan daerah, terutama dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Salah satu tantangan yang dihadapi Kabupaten Kuningan adalah rata-rata lama sekolah masyarakat usia produktif yang masih perlu ditingkatkan. Untuk itu, keberadaan PKBM dinilai strategis dalam memperluas akses pendidikan kesetaraan melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C bagi warga yang belum menyelesaikan pendidikan formal.

PKBM disebut sebagai instrumen penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan yang layak, terutama bagi kelompok rentan dan warga di wilayah pelosok.
Pemerintah daerah juga mendorong kolaborasi antara PKBM dengan pemerintah desa, perangkat desa, serta lembaga pendidikan berbasis masyarakat, termasuk pondok pesantren, agar program pendidikan kesetaraan semakin menjangkau sasaran yang membutuhkan.

Selain akses pendidikan, penguatan tata kelola PKBM turut menjadi perhatian. Pengelolaan lembaga pendidikan nonformal diminta berjalan secara akuntabel, transparan, dan berbasis data. Validasi serta pembaruan data warga belajar dinilai penting untuk memastikan perencanaan program tepat sasaran.

Tidak hanya fokus pada ijazah kesetaraan, PKBM juga didorong mengembangkan pendidikan kecakapan hidup, literasi digital, pelatihan berbasis potensi lokal seperti pertanian, serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Pelantikan DPD FK PKBM Kabupaten Kuningan tersebut menjadi momentum konsolidasi pendidikan nonformal dalam mendukung agenda pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM secara berkelanjutan

| andri hdw |

Pos terkait