๐—ฃ๐—ฅ๐—˜๐—ฆ๐—œ๐——๐—˜๐—ก, “๐—๐—”๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐— ๐—”๐—œ๐—ก – ๐— ๐—”๐—œ๐—ก ๐—จ๐—ฅ๐—จ๐—ฆ ๐—•๐—จ๐— ๐—ก”.. ๐—•๐—จ๐— ๐—ก ๐——๐—œ ๐—•๐—•๐—ช๐—ฆ ๐—–๐—œ๐—ง๐—”๐—ก๐——๐—จ๐—ฌ ๐— ๐—”๐—œ๐—ก – ๐— ๐—”๐—œ๐—ก, ๐—ฃ๐—˜๐—ž๐—˜๐—ฅ๐—๐—”๐—”๐—ก ๐— ๐—ข๐—Ÿ๐—ข๐—ฅ ๐——๐—”๐—ก ๐—ง๐—œ๐——๐—”๐—ž ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ž๐—จ๐—”๐—Ÿ๐—œ๐—ง๐—”๐—ฆ ?.

Banjar, Tribun tipikor.


Presiden Prabowo Subianto mengingatkan agar pimpinan-pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak main-main terhadap pemerintah di bawah kepemimpinannya. Dia memastikan, bos-bos BUMN yang pernah โ€™mengakaliโ€™ negara bakal diseret untuk diproses hukum.

Ironisnya, pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Irigasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional di Balai Besar wilayah Sungai Citanduy tahap III ‘๐—บ๐—ฎ๐—ถ๐—ป-๐—บ๐—ฎ๐—ถ๐—ป’ molor dan tidak berkualitas.

Sekedar mengingatkan, Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah di BBWS Citanduy (Inpres Tahap III) yang berkontrak senin (3/11/2025) melaksanakan kegiatan Penandatanganan Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah (Inpres Tahap III) oleh PT HUTAMA KARYA ( Persero) dengan nilai kontrak Rp. 47.497.660.866,44 dari Pagu Rp. 47.730.512.000,00 ( mendekati), sumber dana APBN 2025, artinya pekerjaan harus selesai di akhir tahun 2025.

Metode pengadaan penunjukan langsung dan penanganan sepanjang 28.693 meter jaringan irigasi. Sedangkan lokasi pekerjaan berada di Cimaragas – Ciamis (Kab), Cibeureum – Banjar (Kota), Salawu – Tasikmalaya (Kab.), Purbaratu – Tasikmalaya (Kota) dan Citumang – Pangandaran (Kab.)

Pemantauan media ini dilapangan, khususnya Saluran irigasi di Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Sejak awal pekerjaan sudah menjadi sorotan Masyarakat, juga sorotan dari Anggota Dewan Kabupaten Tasikmalaya yang mempertanyakan system pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan juga tentang minimnya sosialisasi ke Masyarakat setempat. ( baca media ini 3/12/2025 ” ๐™‹๐™š๐™ก๐™–๐™ ๐™จ๐™–๐™ฃ๐™–๐™–๐™ฃ ๐™ž๐™ฃ๐™ฅ๐™ง๐™š๐™จ ๐™ฃ๐™ค 2 ๐™ฉ๐™–๐™๐™ช๐™ฃ 2025 ๐™ฉ๐™–๐™๐™–๐™ฅ ๐™„๐™„๐™„ ๐™™๐™„ ๐˜ฝ๐˜ฝ๐™’๐™Ž ๐˜พ๐™ž๐™ฉ๐™–๐™ฃ๐™™๐™ช๐™ฎ ๐™–๐™จ๐™–๐™ก ๐™™๐™ž๐™ ๐™š๐™ง๐™Ÿ๐™–๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™ค๐™ง๐™ค๐™ฉ๐™–๐™ฃ ๐˜ฟ๐™š๐™ฌ๐™–๐™ฃ).

Sampai saat ini pekerjaan irigasi Cikalang Kelurahan Awipari Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, panjang irigasi yang akan ditembok dan dinormalisasi sepanjang 5,6 kilometer.

Metode pengerjaan sangat manual, pengeringan air dari galian tanah dikeringkan dengan cara menimba air ala purbakala, normalisasi dengan system ‘pacul angkat’ dan pekerja galian tidak menggunakan alat pelindung diri dan anehnya lagi campuran spesi atau mortar dikerjakan secara manual tanpa menggunakan perbandingan atau takaran, sehingga dipastikan mutu beton ( K) tidak akan terpenuhi sesuai spesifikasi teknis yang notabene terindikasi merugikan keuangan Negara.

Dalam Spesifikasi teknis, pekerjaan konstruksi pasangan Batu Belah dengan Mortar tipe N (5,2 MPa) setara campuran 1 PC : 4 PP, sedangkan Plesteran tebal 1,5 cm, dengan mortar tipe S
(12,5 MPa), setara campuran 1 PC : 3 PP.

Hal lain yang ditemukan media ini disekitar Desa Karangmukti Kecamatan Cilawu Kabupaten Tasikmalaya, sedang dikerjakan dan tidak jauh dengan metode kerja dengan di Kelurahan Awipari, hanya saja di Cilawu saluran menggunakan cor beton/linning ( bukan pasangan Batu).

Pekerjaan linning tegak yang sudah selesai, tampak jelas dikerjakan dengan tidak profesional, banyak cor beton yang tidak rata, kasar dan elevasi atas tidak rata. Anehnya menutupi kekurangan dengan cara mempertebal acian atau plesteran, sehingga kelihatan rapih.

Humas BBWS Citanduy Rahmat ketika dihubungi media ini menjelaskan keterlambatan ada tapi sudah sesuai dengan atuaran yang berlaku. ” Ya memang ada keterlambatan dan penyedia jasa tetap berlaku denda keterlambatan sesuai dengan aturan yang berlaku dan lebih jelasnya silahkan hubungi PPK pa Fatur” Sahutnya singkat.

Fatur yang konon katanya sebagai PPK, ketika dihubungi media ini lewat pesan singkat whatshapp dan juga ditelepon langsung, tidak pernah respon.

Masyarakat berharap, program Pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang ketahanan pangan nasional, jangan hanya slogan enak didengar, padahal pelaksanaannya hanya mikirkan keuntungan para pembuat kebijakan di tingkat kepala satuan kerja, PPK, Penyedia/konsultan dan para subkon.

Media ini berkomitmen akan selalu mempublikasikan kegiatan ini sampai di FHO dan bermanfaat penuh bagi Masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan secara Nasional..
๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐—ป๐—ดโ€ฆโ€ฆ

๐——๐—”๐— ๐—”๐—ฆ ๐—ฃ๐—”๐—ก๐—๐—”๐—œ๐—ง๐—”๐—ก

Pos terkait