Cilacap ,Tribuntipikor.com
BUMIREJA, 3 Februari 2026 – Momentum pembaruan semangat kepemudaan menyelimuti Desa Bumireja. Pada Selasa (3/2), Karang Taruna “Tunas Mekar” resmi menggelar agenda Reorganisasi Kepengurusan yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Bumireja.
Langkah re organisasi strategis ini penting dilakukan untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus menjawab tantangan zaman yang kian dinamis.
Acara ini dihadiri oleh Perwakilan camat Kedungreja , Kepala Desa Bumireja Bambang Imamturmudzi jajaran perangkat desa, Ketua karang taruna yang lama serta puluhan delegasi pemuda dari 4 dusun.Dusun Bojong ,Kedungsari ,Tritih dan Kedungdaon .
Dari masing masing Dusun mengajukan calon ketua ,acara berjalan lancar ,Muslimin terpilih menjadi ketua Karang Taruna Tunas Mekar Desa Bumireja .
Melalui proses musyawarah yang demokratis, forum ini berhasil merumuskan visi baru yang menitik beratkan pada pemberdayaan potensi lokal melalui kreativitas anak muda.
Menuju Era Baru Pemberdayaan
Reorganisasi ini tidak hanya fokus pada pergantian ketua dan pengurus, tetapi juga mencakup evaluasi besar terhadap program kerja sebelumnya.
Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan dalam kepengurusan periode baru ini antara lain:
Akselerasi Digital: Memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan potensi wisata dan produk UMKM desa,kegiatan kepemudaan antara lain sepak bola ,bola voli serta kegiatan kemasyarakatan .
Sinergi Lintas Sektor: Membangun kemitraan yang lebih erat dengan pemerintah desa guna mengawal program pembangunan yang tepat sasaran.
Aksi Sosial & Lingkungan Menjadikan pemuda sebagai garda terdepan dalam mitigasi masalah sosial dan pelestarian lingkungan di wilayah Desa Bumireja.
“Pemuda bukan hanya penonton pembangunan, tapi harus menjadi arsitek perubahan di desanya sendiri. Reorganisasi Tunas Mekar hari ini adalah bukti bahwa regenerasi kepemimpinan di Bumireja berjalan sehat dan penuh optimisme,” ujar Kepala Desa Bumireja dalam pidatonya.
Semangat Kolaborasi
Ketua terpilih Karang Taruna Tunas Mekar menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen pemuda tanpa terkecuali. Fokus utama dalam 100 hari kerja pertama adalah konsolidasi internal dan pemetaan potensi pemuda di tiap wilayah RW agar program yang disusun nantinya benar-benar berbasis kebutuhan warga.
Dengan terbentuknya nakhoda baru, Karang Taruna Tunas Mekar diharapkan mampu menjadi wadah inklusif bagi pemuda Desa Bumireja untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Jurnalis Sugeng Rahmat
Korwil Bralingmascakeb





