Purbatua Taput Tribun Tipikor
Proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama kewenangan daerah di BWS sumatera 2 (Inpres tahap yang dikerjakan oleh PT.Arginas jalardi Nusantara selaku kontraktor pelaksana yang terletak di wilayah dusun pea desa sitolu bahal kecamatan purbatua Kabupaten Tapanuli Utara diduga mark-up dan terkesan asal jadi.
Perihal ini disampaikan oleh pihak toko masyarakat dan pemerhati lingkugan kecamatan purbatua yang mana menurut pihak pemerhati lingkugan dan toko masyarakat bahwa terdapat beberapa kejanggalan diantaranya :
- Lebar pondasi bawah 30 cm dan adasebagian 26 cm dan ditembal sulam bagian dingding serta pondasi lantai sudah nampak
- Lantai yang di bawah sudah mulai hancur sebagian pelaster sudah mulai retak retak tidak pecah,
- Batu yang digunakan batu gunung, biasanya drainase mengunakan batu sungai.
Pihak Toko masyarakat desa Sitolu bahal kecamatan Pubatua kabupaten tapanuli utara menyampaikan bahwa telah mengkritik kinerja tentang perihal tersebut ke pengawas pihak kontraktor, namun belum ada tanggapan.
“Kami menduga pengerjaan proyek tersebut mark-up dan terkesan asal jadi. Pihak kami telah mencoba mengkonfirmasikan perihal ini ke pengawas pihak kontraktor, akan tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan dan bungkam“, ucap M.sitompul selaku Ketua pemerhati lingkugan di kecamatan purbatua ke awak media.
Lebih lanjut, ketua pemerhati lingkugan dan media Tribun Tipikor menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan menyurati pihak PPTK Balai Sumatra 2. (R.s.P.s)





