Jalan Baru Menuju Darma Loka Dibangun Meski Tanpa Dana Desa

Kuningan | Tribun Tipikor.com

Kondisi jalan lingkungan yang rusak parah tidak menyurutkan tekad Pemerintah Desa bersama masyarakat untuk tetap melaksanakan pembangunan. Meski belum ditopang Dana Desa, perbaikan jalan menuju kawasan Darma Loka tetap dimulai melalui pengaspalan, pembangunan drainase, serta Tembok Penahan Tanah (TPT) yang direncanakan mulai Februari 2026.

Kepala Desa Darma, Darma Yadi Juharyadi, menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral pemerintah desa terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan terhentinya pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kepentingan warga.

“Walaupun tanpa Dana Desa, kami ingin membuktikan bahwa desa mampu bergerak. Jalan ini merupakan akses utama warga, sehingga tidak mungkin dibiarkan terus dalam kondisi rusak,” ujar Darma Yadi saat ditemui di lokasi kegiatan, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, tahap awal perbaikan dilakukan melalui semangat gotong royong masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Pemerintah desa juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan desa.

“Kami mengedepankan kebersamaan. Warga terlibat langsung, mulai dari tenaga hingga material. Semua ini murni demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak kerap menyulitkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan karena licin dan berlumpur. Situasi tersebut berdampak pada mobilitas ekonomi, akses pendidikan, serta layanan sosial masyarakat.

Kepala Desa Darma Yadi berharap langkah ini dapat menjadi pemantik perhatian dari pihak terkait agar pembangunan desa tidak sepenuhnya bergantung pada skema anggaran formal.

“Desa tidak boleh lumpuh hanya karena anggaran belum turun. Selama masih ada kemauan dan kebersamaan, pembangunan harus tetap berjalan,” tegasnya.

Pemerintah desa menargetkan pembangunan jalan, drainase, dan TPT dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan yang ada, sembari terus mengupayakan dukungan dari berbagai pihak demi keberlanjutan pembangunan infrastruktur desa.

| andri hdw |

Pos terkait