Angin Puting Beliung Terjang Perumahan Lubuk Lestari Kalianda, 5 Atap Rumah Warga Rontok

Lampung Selatan– Tribuntipikor.com

Bencana alam angin puting beliung menerjang kawasan Perumahan Lubuk Lestari, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan pada Selasa (20/1/2026) sore. Akibat peristiwa ini, sedikitnya lima rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap dan kanopi.

Peristiwa bermula sekitar pukul 16.15 WIB saat wilayah Kalianda diguyur hujan dengan intensitas sangat lebat yang disertai petir. Secara tiba-tiba, angin kencang berputar menghantam pemukiman warga di RT 03 Lingkungan 01, Perumahan Lubuk Lestari.

Salah satu korban terdampak, Shoibul Ihsan (62), menceritakan detik-detik mencekam saat rumahnya dihantam angin. Saat kejadian, ia sedang bersantai bersama anaknya di dalam rumah.

“Waktu sore itu saya cuma dengar suara seperti pohon tumbang. Ketika saya keluar rumah, baru sadar kalau kanopi atap rumah sudah tidak ada,” ujar Shoibul. Ia menambahkan bahwa setelah melihat teras tetangganya ambruk, ia segera menyelamatkan diri ke area dapur yang atapnya masih utuh.

Lurah Way Lubuk, Heru Junaidi, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian material cukup signifikan bagi warga terdampak.

“Berdasarkan data sementara, ada 5 rumah yang kanopi atapnya rontok. Dari jumlah tersebut, satu rumah warga mengalami kerusakan paling parah,” jelas Heru saat ditemui awak media di lokasi kejadian.

Penanganan Darurat dan Gotong Royong
Pasca-kejadian, tim gabungan dari BPBD Lampung Selatan, Pemadam Kebakaran, Polri, serta pihak Kelurahan dan Kecamatan langsung terjun ke lokasi.

Petugas bersama warga setempat bergotong-royong membersihkan puing-puing baja ringan dan atap yang berserakan serta membantu mengevakuasi barang-barang milik korban.Terkait bantuan perbaikan, Heru menyatakan bahwa pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

Data lengkap sudah diambil oleh pihak BPBD. Kami dari pihak kelurahan telah mengusulkan bantuan ke Pemerintah Daerah Lampung Selatan dan saat ini sedang menunggu tindak lanjutnya,” pungkas Heru. (Wal)

Pos terkait