Perumda Air Minum Tirta Raharja Sosialisasikan Pengembangan SPAM Bandung Timur di Maruyung dan Bumiwangi

Kab.Bandung, tribuntipikor.com

Perumda Air Minum Tirta Raharja melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wilayah Bandung Timur yang digelar di Aula Kantor Desa Maruyung dan GOR Desa Bumiwangi. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Pacet dan Ciparay, kelompok petani, serta masyarakat setempat.

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang telah dilakukan sebelumnya sekaligus menjadi ruang dialog antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan pemenuhan kebutuhan air bersih yang berkelanjutan di wilayah Bandung Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Tenaga Ahli Perumda Air Minum Tirta Raharja, Haryono, S.Si., menjelaskan bahwa sosialisasi kali ini difokuskan pada aspek teknis pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Hal ini bertujuan agar masyarakat memahami tahapan pekerjaan yang akan dilakukan serta meminimalkan potensi dampak selama proses pemasangan jaringan perpipaan.

“Pada sosialisasi ini kami tidak lagi membahas perencanaan secara umum, karena rencana tersebut sudah dirumuskan sebelumnya. Fokus kami adalah menjelaskan bagaimana teknis pelaksanaan pekerjaan di lapangan agar masyarakat dapat memahami proses yang akan berlangsung,” ujar Haryono.

Ia menambahkan, pembangunan jaringan perpipaan ini merupakan kelanjutan dari jalur Cipeujeuh hingga ke wilayah Maruyung. Oleh karena itu, keterbukaan informasi kepada masyarakat menjadi penting agar seluruh pihak mengetahui detail teknis pekerjaan yang akan dilakukan.

Program SPAM Bandung Timur sendiri hadir untuk menjawab tantangan rendahnya cakupan layanan air minum di wilayah timur Kabupaten Bandung yang saat ini baru mencapai sekitar 8,18 persen dari total penduduk yang berjumlah lebih dari satu juta jiwa. Melalui pengembangan ini, cakupan pelayanan ditargetkan meningkat secara signifikan.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen Perumda Air Minum Tirta Raharja dalam menjunjung transparansi, edukasi publik, serta menjawab berbagai kekhawatiran masyarakat sebelum pekerjaan jaringan perpipaan SPAM Bandung Timur resmi dimulai. ( Bah Yosep Tribun Tipikor )

Pos terkait