Dorong Mobilitas Nataru, Program Stimulus ASDP Terserap 96,17 Persen

Lampung Selatan— tribuntipikor.com

Program diskon stimulus penyeberangan yang digulirkan pemerintah selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 terbukti efektif mendorong mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi. Hingga berakhir pada 10 Januari 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat realisasi penyerapan kuota stimulus mencapai 96,17 persen, dengan nilai subsidi terserap sebesar Rp30,8 miliar dari total target penerima manfaat. Rabu, 14/01/2026

Selama periode pelaksanaan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, program stimulus ini dimanfaatkan oleh 2,25 juta pengguna jasa dari target 2,34 juta penerima manfaat. Capaian tersebut mencerminkan ketepatan sasaran kebijakan sekaligus tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan penyeberangan yang terjangkau dan andal.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan Kementerian Perhubungan atas kepercayaan yang diberikan kepada ASDP dalam menjalankan program stimulus tersebut. Menurutnya, capaian ini menunjukkan peran strategis layanan penyeberangan dalam menjaga kelancaran mobilitas nasional, khususnya pada periode puncak liburan.

“Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan fungsi nyata penyeberangan dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Tingginya penyerapan menunjukkan bahwa program stimulus benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Heru.

Program diskon stimulus ASDP diterapkan di sejumlah lintasan utama, antara lain Merak–Bakauheni (reguler dan eksekutif), Ketapang–Gilimanuk, Padangbai–Lembar, Kayangan–Pototano, Sape–Labuan Bajo, Tanjung Uban–Telaga Punggur, serta Ajibata–Ambarita. Lintasan Merak–Bakauheni menjadi kontributor penerima manfaat terbesar dengan 1,02 juta pengguna, disusul lintasan Ketapang–Gilimanuk sebanyak 806 ribu pengguna.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa tingginya pemanfaatan stimulus di lintasan utama menunjukkan peran vital jalur penyeberangan sebagai tulang punggung konektivitas antarwilayah. “Capaian ini kami dukung dengan kesiapan operasional, koordinasi lintas pemangku kepentingan, serta penguatan fasilitas dan layanan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” jelasnya.

Keberhasilan program stimulus turut ditopang oleh optimalisasi layanan digital melalui Ferizy. Sistem ini memberikan kemudahan pemesanan tiket sejak H-60 keberangkatan, pengiriman e-ticket melalui WhatsApp dan email, serta beragam pilihan pembayaran digital.

Hingga Desember 2025, jumlah pengguna Ferizy tercatat mencapai 3,44 juta, meningkat 205.294 pengguna atau 5,9 persen dibandingkan Agustus 2025.

Seiring dengan keberhasilan stimulus Nataru, sepanjang tahun 2025 ASDP juga mencatat kinerja solid dengan melayani 7,8 juta penumpang dan 15,8 juta unit kendaraan di seluruh lintasan penyeberangan nasional. Untuk mendukung layanan tersebut, ASDP mengoperasikan 318 lintasan, 222 kapal, dan 37 pelabuhan di bawah koordinasi 27 cabang.

Sebagai operator penyeberangan nasional, ASDP berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, tertib, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perannya dalam menjaga nadi mobilitas dan konektivitas Indonesia. (Wal/ASDP)

Pos terkait