DIDUGA PROYEK SULUMAM (OPLAH )SUMUR TANAH DALAM DARI PERTANIAN TAPUT

 sipahutarTaput Tribun Tipikor

-Proyek pembangunan jaringan sumur tanah dalam melalui program OPLAH (Optimalisasi Lahan) yang digagas oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli utara menuai kritik dari masyarakat, khususnya di Kelompok Tani (19-12-2025)di Kecamatan Sipahutar Proyek Suluman yang tak ada papan impormasi di desa sabugan ni huta (2) dari APBN Tahun Anggaran 2025 ini diduga dilaksanakan tanpa kajian teknis serta survei lokasi yang memadai oleh pihak dinas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sumur tanah dalam yang dibangun di jojonang desa sabugan ni huta dua terhadap pertanian sejumlah warga menilai tidak ada transparan terhadap proyek tersebut.

Menurut pernyataan warga menyatakan sumur tersebut dibangunn hanyalah untuk kepentingan perseorangan dan kelompok tertentu karna diduga dari tepat pemboran ke bak penampung sagat dipertanyakan kurang lebih 40.meter
Lebih jauh, pelaksanaan proyek ini juga menuai tanda tanya karena tidak memasang plang proyek di awal pekerjaan.

Pandangan dari warga setempat yang proyek ini dibangun memang betul betul tidak melalui kajian yang matang dan akan menimbulkan polemik di kemudian hari.

 Pada saat dikonfirmasi, Ketua Kelompok Tani selaku penerima manfaat dan pelaksana kegiatan di lapangan belum bisa terhubung.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar terkait efektivitas pengawasan dan perencanaan proyek pertanian, khususnya yang menggunakan dana negara.

Masyarakat berharap agar proyek-proyek yang ditujukan untuk mendukung sektor pertanian benar-benar dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi para petani.
Kepada pemerintah kabupaten Tapanuli utara dan dinas terkait APH agar segera turun ke lapangan untuk mengecek pekerjaan yang diduga tidak sesuai RAB dan diduga asal jadi takut nya sumur tersebut tidak bertahan lama dan tidak bermutu, agar tidak ada polemik yang terjadi di masyarakat.(p.simanjuntaak)

Pos terkait