Lampung Selatan – tribuntipikor.com
Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, resmi tuntas. Proyek yang menghubungkan Desa Ketapang dan Desa Bangunrejo ini tidak hanya rampung tepat waktu, tetapi juga berhasil menyabet penghargaan bergengsi di tingkat provinsi. Rabu, 07/01/2027
Prestasi Gemilang di Tingkat Provinsi
Dalam Rapat Koordinasi Akhir Kegiatan PISEW Tingkat Provinsi Lampung yang diselenggarakan di Bandar Lampung pada 29-30 Desember 2025, Kecamatan Ketapang melalui Kelompok Kerjasama Antar Desa (KKAD) Ketapang Maju menorehkan prestasi membanggakan.
Dalbari, perwakilan pelaksana, mengungkapkan bahwa proyek di wilayahnya meraih dua penghargaan sekaligus, yakni sebagai KKAD Terbaik dan Kategori Fisik Terbaik se-Provinsi Lampung.
Terima kasih kepada pihak Balai dan semua pihak yang telah membantu. Alhamdulillah, pekerjaan kita mendapat kategori terbaik. Kami juga sudah mengusulkan kembali untuk tahun 2026, mudah-mudahan diakomodasi oleh pihak kementerian,” ujar Dalbari pada Minggu (5/1/2026).
Infrastruktur yang dibangun berupa jalan rabat beton dengan spesifikasi teknis:
Panjang: 811,71 meter
Lebar: 3,0 meter
Tebal: 0,15 meter
Anggaran: Rp500.000.000 (BPM) ditambah swadaya masyarakat sebesar Rp8.800.000.
Waktu Pengerjaan: 75 hari kalender (9 Oktober s/d 22 Desember 2025).
Pembangunan ini dilakukan secara swakelola tipe IV, yang mengedepankan partisipasi aktif masyarakat lokal.
Camat Ketapang, Sri Mahendra Kusuma Dewi, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan program ini. Ia berharap prestasi ini menjadi modal kuat untuk mendapatkan program serupa di masa mendatang.
“Kami sudah mengusulkan tiga titik baru, semoga semuanya disetujui. Saya meminta masyarakat sekitar turut serta menjaga dan merawat jalan ini agar manfaatnya awet dan berkelanjutan,” harap Camat Sri Mahendra.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Ketapang, Hamsin, dan Kepala Desa Bangunrejo, Rohgianto, menegaskan bahwa manfaat jalan ini sangat luas. Selain warga kedua desa tersebut, warga Desa Sripendowo juga turut merasakan dampaknya karena jalan ini merupakan akses utama menuju wilayah Kali Supi.
Program PISEW sendiri merupakan inisiatif Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui infrastruktur dasar. Dengan selesainya jalan rabat beton ini, akses transportasi hasil bumi dan mobilitas warga diharapkan semakin lancar, sehingga mampu memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah Lampung Selatan. (Wal&Tm)




