Majalengka, Media PI News
Wisata alam Cipeundeuy Endah kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu destinasi unggulan berbasis alam di Kabupaten Majalengka. Pasca terjadinya luapan air akibat intensitas hujan tinggi, pengelola memastikan kondisi kawasan wisata telah aman, terkendali dan tetap terbuka bagi kunjungan wisatawan.
Berlokasi di Blok Ciporang, Desa Sindangpano, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Cipeundeuy Endah dikenal dengan bentang perbukitan hijau yang asri serta aliran sungai alami yang membelah kawasan wisata. Suasana sejuk dan panorama alam terbuka menjadikan destinasi ini pilihan favorit wisata keluarga maupun pencinta alam yang ingin menikmati ketenangan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Luapan air terjadi pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 16.15 WIB, menyusul curah hujan yang cukup tinggi di wilayah sekitar. Namun demikian, pihak pengelola memastikan peristiwa tersebut tidak menimbulkan dampak serius terhadap kawasan wisata.
“Pada saat kejadian, area wisata dalam kondisi kosong karena pengunjung sudah meninggalkan lokasi lebih awal. Tidak ada korban maupun kerusakan signifikan,” ujar pihak pengelola saat dikonfirmasi.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, luapan air tidak mengganggu struktur kawasan wisata. Lingkungan tetap terjaga dengan baik dan sebagian besar fasilitas berada dalam kondisi normal. Dampak yang tercatat hanya menyentuh salah satu sarana pendukung, yakni wahana river tubing, yang saat ini masih dalam tahap penataan dan pemeriksaan lanjutan guna memastikan standar keamanan sebelum kembali dioperasikan.
Pada Selasa, 6 Januari 2026, awak Media PI News (Pelita Informasi Untuk Rakyat Indonesia), melakukan peninjauan langsung ke lokasi sekaligus berkoordinasi dengan pengelola. Dari hasil pemantauan tersebut, kondisi aliran sungai diketahui telah kembali stabil dengan debit air dalam batas normal serta tidak menunjukkan potensi gangguan lanjutan.
Sebagai langkah antisipatif, pengelola memutuskan untuk menunda sementara pengoperasian wahana tubing. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian sekaligus komitmen dalam mengutamakan keselamatan pengunjung.
Di luar wahana tersebut, seluruh aktivitas wisata lainnya tetap berjalan normal. Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa pada hari yang sama, pengunjung tetap berdatangan dan menikmati suasana alam terbuka bersama keluarga, memanfaatkan panorama perbukitan, persawahan serta udara sejuk khas Cipeundeuy Endah.
Selain keindahan alamnya, Cipeundeuy Endah juga dikenal memiliki fasilitas wisata yang relatif lengkap dan terus dikembangkan. Wahana river tubing menjadi daya tarik utama, dilengkapi peralatan keselamatan, pemandu profesional serta tim rescue yang siaga. Untuk kenyamanan pengunjung, tersedia toilet bersih, ruang bilas, mushola, area parkir luas, gazebo untuk beristirahat serta spot-spot foto yang instagramable.
Pengunjung juga dapat menikmati sajian kuliner khas lokal seperti nasi liwet, gorengan dan sambal khas Sunda yang tersedia di warung-warung sekitar kawasan wisata. Bagi wisatawan yang ingin menginap, tersedia fasilitas glamping dan beberapa villa bernuansa pedesaan. Salah satunya, Villa Fanisa, dilengkapi queen bed, dispenser, sofa, lemari, area dapur, kamar mandi, AC hingga fasilitas karaoke.
Tak hanya itu, pengelola juga menyediakan fasilitas penunjang seperti transportasi menuju titik start tubing, akses WiFi gratis di area tertentu serta sistem pengamanan yang terus dipantau secara berkala. Ke depan, kawasan wisata ini juga direncanakan akan dikembangkan dengan penambahan taman bermain anak, area outbound serta spot kuliner baru untuk melengkapi pengalaman berwisata.
Dengan kondisi lingkungan yang terus membaik dan pengelolaan yang mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan serta kelestarian alam, wisata alam Cipeundeuy Endah tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menikmati pesona alam Majalengka secara aman dan berkesan.
(Wartawan : Ivan Afriandi)





