Majalengka, Tribun Tipikor
Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunungkuning Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka Jawa Barat menunjukkan performa gemilang pada momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Target kunjungan wisatawan yang sebelumnya diproyeksikan di kisaran 10 hingga 15 ribu orang berhasil dilampaui dengan capaian yang sangat fantastis.
Berdasarkan data pengelola jumlah wisatawan yang berkunjung ke Situ Cipanten selama periode 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 menembus angka 19.040 wisatawan. Capaian ini menjadi penanda kuat meningkatnya daya tarik Situ Cipanten sebagai destinasi wisata alam berbasis desa yang dikelola secara serius terukur dan berorientasi pada kualitas.
Lonjakan kunjungan tersebut merupakan hasil sinergi tegas antara Pemerintah Desa Gunungkuning dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Mekar sebagai penggerak utama pengelolaan wisata dengan dukungan lembaga desa pemuda Karang Taruna Mangun Jaya serta masyarakat. Kolaborasi ini membentuk ekosistem pariwisata desa yang hidup bergerak dan berkelanjutan.
Perhatian publik pun tertuju pada solidnya duet kepemimpinan antara Rudi Yudistira Gozali S.Pd. Kepala Desa Gunungkuning dan Yosep Hendrawan S.A.P. Direktur BUMDes Karya Mekar yang dinilai mampu memadukan arah kebijakan pemerintahan desa dengan tata kelola profesional.
Kepala Desa Gunungkuning Rudi Yudistira Gozali S.Pd. menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen desa.
“Keberhasilan ini bukan kerja satu atau dua orang melainkan buah dari kebersamaan. Pemerintah desa BUMDes pemuda dan masyarakat berjalan seiring dalam satu visi memajukan Desa Gunungkuning melalui sektor pariwisata,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan Situ Cipanten bukan sekadar capaian angka kunjungan tetapi merupakan hasil dari kepemimpinan yang mampu merajut kebersamaan memperkuat kepercayaan dan menggerakkan seluruh potensi desa secara kolektif. Di atas fondasi itulah pengelolaan wisata dijalankan secara konsisten dan terukur.
Sementara itu Yosep Hendrawan S.A.P. selaku Direktur BUMDes Karya Mekar menyampaikan bahwa capaian kunjungan wisata merupakan hasil dari perencanaan yang dijalankan secara konsisten.
“Kami fokus pada peningkatan kualitas layanan penataan kawasan keamanan serta kenyamanan pengunjung sekaligus memastikan manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat desa,” ungkapnya.
Tidak hanya bersinar pada momentum libur panjang sepanjang tahun 2025 Situ Cipanten mencatat total kunjungan mencapai 178 ribu wisatawan. Angka tersebut menempatkan Situ Cipanten sebagai salah satu destinasi wisata alam berbasis desa dengan tingkat kunjungan tertinggi di Kabupaten Majalengka sekaligus menjadi representasi keberhasilan desa dalam mengelola potensi lokal.
Dengan konsistensi kepemimpinan dan pengelolaan yang terarah Situ Cipanten terus mengukuhkan diri sebagai ikon wisata desa. Kolaborasi antara Kepala Desa dan BUMDes Karya Mekar menjadi contoh nyata bahwa sinergi yang kuat mampu menumbuhkan optimisme membuka peluang ekonomi dan membangkitkan kebanggaan masyarakat desa.
(Wartawan : Ivan Afriandi)





