Zainal Arifin Simbolon Apresiasi Kehadiran Bupati Madina Tinjau Pengerukan Aek Namora dan Sawah Terdampak Banjir di Nagajuang

Mandailing Natal – Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal, Zainal Arifin Simbolon, mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian Bupati Mandailing Natal yang turun langsung meninjau pengerukan Aek Namora serta kondisi areal persawahan warga yang terdampak banjir di Kecamatan Nagajuang, pada hari ini, meskipun bertepatan dengan hari libur kerja.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Mandailing Natal turut didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Sekretaris DPRD (Sekwan), Camat Nagajuang Rahmad Rizki Ramadhan, serta beberapa unsur pemerintahan desa di Kecamatan Nagajuang. Kehadiran unsur pimpinan daerah hingga pemerintahan desa ini dinilai sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menangani dampak banjir yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurut Zainal Arifin Simbolon, kehadiran langsung kepala daerah bersama jajaran strategis pemerintah daerah menunjukkan keseriusan dan kesungguhan pemerintah dalam merespons persoalan kebencanaan dan infrastruktur yang berdampak pada sektor pertanian masyarakat.

“Turunnya langsung Bupati ke lapangan, didampingi Sekda, Sekwan, Camat Nagajuang, serta pemerintah desa, pada hari libur kerja adalah bukti nyata bahwa pemerintah daerah hadir dan bekerja untuk rakyat, bukan sekadar dari balik meja,” ujar Zainal.

Ia menilai, peninjauan langsung ke lokasi pengerukan Aek Namora dan sawah terdampak banjir sangat penting agar pengambilan kebijakan ke depan benar-benar berbasis kondisi faktual di lapangan, terutama dalam upaya normalisasi sungai dan perlindungan lahan pertanian warga.

Zainal Arifin Simbolon juga berharap hasil peninjauan tersebut segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret dan berkelanjutan, sehingga banjir tidak kembali terulang dan aktivitas pertanian masyarakat dapat pulih secara optimal.

“Kami di DPRD Madina siap mendukung dari sisi penganggaran dan pengawasan, agar penanganan banjir di Nagajuang, khususnya di wilayah aliran Aek Namora, dapat dilakukan secara maksimal dan berkesinambungan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, kecamatan, dan pemerintahan desa menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian yang merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Nagajuang

Pos terkait