Mutasi Tutup Tahun 2025, Bupati Jarot Tanggapi Penunjukan Kepala Sekolah Empang Jadi Sekdis Dikbud Sumbawa

Sumbawa Besar, NTB
TribunTipikor.com —

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan mutasi dan pelantikan pejabat struktural di penghujung tahun 2025. Sebanyak 132 pejabat dilantik langsung oleh Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, di Aula Kantor Bupati, Rabu (31/12/2025).
Dari jumlah tersebut, terdiri atas 4 pejabat pimpinan tinggi pratama, 58 pejabat administrator, dan 70 pejabat pengawas.

Salah satu penunjukan yang menjadi perhatian publik adalah dilantiknya Ridwan, S.Pd, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala sekolah di Kecamatan Empang, sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jarot menyampaikan bahwa Ridwan memiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan. Menurutnya, yang bersangkutan tidak hanya berstatus sebagai guru, tetapi juga telah menjalani tugas sebagai kepala sekolah sehingga dinilai memahami dinamika dunia pendidikan.
“Yang bersangkutan memiliki pengalaman di bidang pendidikan dan diharapkan mampu memastikan jalannya birokrasi pendidikan yang seimbang dan efektif,” terang Jarot.

Pelantikan tersebut turut memunculkan beragam tanggapan di kalangan internal pemerintah daerah maupun masyarakat, mengingat lonjakan jabatan dari kepala sekolah ke posisi strategis di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama yang turut dilantik antara lain Jayakusuma sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumbawa, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Dukcapil; Varian Bintoro sebagai Kepala Dinas Dukcapil, sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja; serta Rachman Ansori sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Sumbawa, sebelumnya Kepala Dinas PMD.
Dalam sambutannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa mutasi dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan untuk memastikan kinerja birokrasi berjalan efektif, selaras, serta responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.

“Jabatan adalah amanah dan titik awal tanggung jawab yang lebih besar,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah program strategis daerah tengah berjalan, mulai dari sektor infrastruktur, pertanian, hingga lingkungan hidup, yang membutuhkan dukungan aparatur sipil negara yang profesional dan berintegritas.

“Mutasi ini merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” ujar Jarot.
Bupati Jarot menekankan agar seluruh pejabat yang dilantik mengutamakan kepentingan publik serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang optimal.
(Irwanto)

Pos terkait