“Duga Kades Selewengkan Dana Proyek, Bangun Jalan Cuma Pemadatan Koral”

Garut : Tribuntipikor.com

“Kepala Desa Cigaronggong, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Adin Supriadin, diduga menyelewengkan dana desa tahap pertama tahun anggaran 2025 anggaran sebesar Rp. 324 juta. Pembangunan jalan dinilai tidak sesuai kuantitas dan kualitas, dengan volume pekerjaan tidak maksimal dan pengurangan material. Selasa (30/12/2025).

“Warga Desa Cigaronggong, banyak menjadi korban akibat pembangunan jalan yang tidak sesuai standar, hanya pemadatan koral saja tanpa aspal (jotmix). Ini sangat berbahaya, terutama saat hujan, karena jalan menjadi licin dan meningkatkan risiko kecelakaan.

“Warga Cigaronggong yang disembunyikan identitas nya, menuding Kades hanya melakukan pemadatan koral saja, itu kan dalam papan proyek untuk hot mix bukan pembangunan jalan yang sebenarnya. “Kepala Desa itu ngawur! Pemeriksaan inspektorat harus dilakukan setelah nyebrang tahun, bukan setelah proyek selesai di tahun ini,” tegas Warga.

“Lebih jauh warga tersebut memaparkan, Pembangunan jalan di dusun Peundeuy sampai ke dusun Gadung, dengan anggaran Rp 324 juta yang hanya pemadatan koral saja sangat mengecewakan. Ini berarti bahwa dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang lebih baik, malah hanya digunakan untuk pemadatan koral saja.

“Anggaran sebesar Rp. 324 juta kenapa hanya pemadatan koral, Infrastruktur jalan tersebut memang sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas warga. Ini dapat memudahkan warga mengakses fasilitas penting seperti sekolah, puskesmas, dan pasar, serta meningkatkan perekonomian lokal.” Tambah warga tersebut.

Warga menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa. “Kami akan laporkan ke APH. Indikasi penyimpangan cukup kuat, dan jawaban kades yang tidak proporsional justru mempertegas dugaan adanya penyelewengan anggaran desa,” tambah Warga.

Kades Cigaronggong, Adin Supriadin, yang tidak bisa dihubungi untuk memberikan tanggapan terkait proyek pembangunan jalan yang diduga tidak sesuai standar, seperti hanya pemadatan koral saja, memang sangat mengecewakan warga. ( T.Wirama).

Pos terkait