Trbun Tipikor – Tanggamus
Setelah di.laporkan oleh Rinmah Yuni dengan kasus dugaan penipuan dan penggelapan 35 ekor kambing untuk Bumdes Khuguk Keling Pekon Karang Buah Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus ,ternyata hingga kini kambing ternak nya tidak ada bahkan yang lebih parahnya lagi Aad Kurniawan tidak mentransfer dana ketahanan pangan ke rekening Bumdes.
Selain kasus dugaan penyimpangan Bumdes ternyata banyak indikasi dugaan kasus korupsi yang di lakukan oleh Kepala Pekon ,salah satunya adalah tidak di bayarkannya gaji perangkat pekon sehingga beredar kabar aparatur Pekon Karang Buah akan mengundurkan diri secara massal .
Menurut salah satu aparatur Pekon Karang Buah yang memnita agar identitasnya di rahasiakan kepada tim media mengatakan sudah berbulan bulan bahkan bertahun penghasilan tetap (siltap) aparatur pemerintah di pekonnya tidak di bayarkan oleh Kepala Pekon mereka Aad Kurniawan sehingga berdampak pada kinerja mereka ,bahkan sekretaris Pekon mereka Muhaimin saat ini telah bekerja di luar negeri dan saat ini tak jelas penggantinya
” rencananya kami sebagai aparatur pekon,jika sampai akhir tahun ini tidak ada kejelasan pembayaran siltap yang merupakan hak kami dan hasil jerih payah kerja kami seperttinya kami akan mengambil sikap dengan pengunduran diri secara massal ” ungkapnya dengan nada geram
Lebih lanjut sumber ini mengungkapkan jika sudah beberapa bulan ini sang Aad Kurniawan tidak pernah menampakkan batang hidungnya di pekon sehingga menyulitkan warga jika akan meminta pelayanaan administrasi pemerintahan,bahkan menurutnya beberapa waktu lalu ada bantuan beras untuk warga tidak mampu yang jumlahnya sekitar 2 ton aparatur pemerintahan mereka enggan mendistribusikannya dan mereka berinisiiatif mencari keberadaan Kepala Pekon mereka ke kontrakannya di Putih Doh namun tidak ada di tempat
” saat ini Aad Kurniawan tidak jelas keberadaanya bahkan di hubungi via telp Watshap semua no nya tidak ada yang aktif”pungkasnya
Ketua Bumdes Khuguk Keling Pekon Karang Buah Imron ketika di hubungi melalui telpn Minggu (26/12) kepada awak media membenarkan jika 20% dana ketahanan pangan yang di anggarkan dari dana desa Pekon Karang Buah Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus tahun anggaran 2025 ini tidak jelas keberadaannya sebab pada tahap pertama dana desa tahun 2025 sekitar bulan April lalu pihaknya mendapatkan transfet dari pemerintahan Pekon senilai Rp 45.000.000,- untuk program ketahanan pangan ,namun hanya berselang beberapa saat saja uang tetsebut kembali di ambil oleh Kepala Pekon Aad Kurniawan dengan alasan untuk membayar hutang ,dan yang lebih parahnya lagi pada tahap 2 dana desa yang telah cair beberapa pekan lalu hingga menjelang berganti tahun dana penyertaan modal Bumdes hingga kini tak di transfer oleh kepala pekon ” saya juga bingung untuk mempertanyakan persoalan ini sedangkan Kepala Pekon tidak pernah terlihat dan di hubungi via watshap no nya tak pernah aktif” ujar nya
Beberapa warga Pekon Karang Buah yang di hubungi tim.media meminta agar Bupati Tanggamus H Muhammad Saleh Asnawi dapat turun tangan tentang carut marutnya pemerintahan di Pekon mereka dan mereka meminta agar aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas atas banyaknya indikasi penyimpangan yang telah di lakukan.oleh Aad Kurniawan
pewarta : Rinmah Yuni





