Kwarda Pramuka Lampung Tinjau Lokasi Buper Ketapang yang Beralih Fungsi Menjadi Perkebunan​LAMPUNG SELATAN – tribuntipikor.com

Sekretaris Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Lampung, Mubasit, melakukan peninjauan langsung ke lokasi Bumi Perkemahan (Buper) yang terletak di Desa Tridarmayoga, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (25/12/2025).

​Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat dan pengurus Kwartir Ranting (Kwaran) Ketapang terkait alih fungsi lahan milik pemerintah provinsi tersebut.

​Kehadiran Mubasit di lokasi didampingi oleh Ketua Kwaran Ketapang, Yahya Pulungan, beserta jajaran. Peninjauan ini dilakukan usai kegiatan penanaman bibit mangrove di area pantai sekitar Buper.

​Lahan seluas 282.600 m² tersebut menjadi sorotan karena selama belasan tahun terakhir telah beralih fungsi menjadi lahan perkebunan jagung, pisang, dan tanaman pangan lainnya. Kondisi ini sebelumnya sempat mencuat di berbagai media online dan memicu dukungan dari sejumlah anggota DPRD Lampung Selatan, di antaranya:

​Widodo (Fraksi PAN)
​Yudi Suprayoga (Fraksi PKB)
​Ahmad Muslim (Fraksi Golkar)
​Dalam konfirmasinya sekertaris Kwarda Pramuka provinsi Lampung kepada awak media, Mubasit mengakui adanya kerusakan infrastruktur yang cukup parah di dalam area perkemahan.

​”Saya sudah meninjau ke dalam, memang banyak infrastruktur yang sudah rusak. Karena kami baru menjabat selama satu bulan, semua temuan data dan dokumentasi foto ini akan segera saya laporkan kepada Ketua Kwarda Lampung, dalam hal ini Ibu Wakil Gubernur Lampung,” ujar Mubasit.

​Ia menegaskan bahwa pihak Kwarda akan segera melakukan presentasi di hadapan pimpinan untuk menentukan langkah kebijakan serta tindakan tegas terkait pihak-pihak yang memanfaatkan lahan tersebut secara sepihak.

​Kwarda Lampung mengapresiasi aparat Desa Tridarmayoga, Kwaran Ketapang, dan Kwarcab Lampung Selatan yang telah berupaya menjaga aset negara ini. Mubasit berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dalam mempertahankan aset yang diperuntukkan bagi kegiatan pendidikan karakter generasi muda.

​”Semoga masyarakat sekitar terus bersama-sama menjaga aset Pemerintah Daerah yang dihakpakaikan kepada Gerakan Pramuka Kwarda Lampung. Ini demi keberlangsungan anak didik kita dan generasi yang akan datang,” pungkasnya.(Wal/tim)

Pos terkait