Pemasangan Pipa PGN di Dumai Diduga Asal Asalan Dan Tidak Sesuai Standart

Dumai, tribuntipikor.com

Dumai, kamis (04/01/2021) Anggota DPRD Kota Dumai komisi III turun kelapangan untuk melihat secara langsung hasil kerja pemasangan jaringan pipa gas yang membuat resah warga tanjung palas, kec.Dumai Timur.
Hasil survey dilapangan tim Komisi lll terlihat menggelengkan kepala melihat hasil kerja dan serta sistim pemasangan jaringan yang tidak sesuai prosedur.


Sebelumnya, masyarakat Kelurahan Tanjung Palas di buat resah dan khawatir karena terjadi kebocoran dan menimbulkan bau tidak sedap dari jaringan pipa gas bahkan ada yang mengeluarkan api.
Anggota DPRD Kota Dumai Komisi III beserta Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Purwanto, ST didampingi Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, Camat Dumai Timur, Lurah Tanjung palas, LPMK hingga ketua RT meninjau langsung titik – titik yang kerap terjadi kebocoran.
Dari jaringan pipa gas warga. Salah satunya warga RT 08 Tanjung palas mengeluhkan rumahnya di pasang jaringan pipa gas terkesan asal-asalan bahkan merusak dinding rumah, begitu juga jaringan pipa yang bocor yang telah di tutup sementara namun tidak ada kelanjutannya.
Warga menilai pihak perusahaan terkesan seperti pembiaran, warga merasa cemas karena takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat pemasangan yang dinilai tidak sesuai prosedur.
Komisi III DPRD. yang melihat langsung dilokasi merasa geram karena dilihat banyak terjadi kejanggalan dari pemasangan jaringan pipa gas.
Dalam diskusi terkait teknis dikatakan bahwa kedalaman pipa yang ditanam menuju rumah warga berkisar 20 hingga 40 cm, namun di lapangan yang ditemukan tidak sampai 5 cm, ini sangat membahayakan dan beresiko tinggi dan pihak terkait di nilai berbohong karena apa yang disampaikan ke kita (DPRD) tidak sesuai dilapangan.
Karena proses kerja jaringan pipa gas ini parsial tidak satu kesatuan maka DPRD Kota Dumai akan memanggil secara resmi pihak PGN dan mitra kontraktornya untuk mengambil sikap dan langkah – langkah selanjutnya, kita harus menjaga psikologis masyarakat kita jangan sampai terjadi kecemasan,” ucap Hasrizal.


Sementara itu Lurah Tanjung Palas, Aga Muhaimin di damping LPMK berharap dari hasil tinjauan di beberapa lokasi yang mungkin tidak sesuai prosedur dan dianggap membahayakan karena terjadi kobaran api dari kebocoran jaringan pipa gas, kami minta agar pihak perusahaan yang terkait untuk memperbaiki dan meninjau ulang pemasangan pipa Gas dirumah warga di Kelurahan Tanjung Palas.
(Ronson to. Manulang wartawan Tribun Tipikor Dumai).

Pos terkait